| Brakes |
|
|
|
| Written by Adm | ||
| Monday, 20 July 2009 00:00 | ||
Rem pada sepeda gunung telah dikembangkan selama bertahun-tahun. Desain paling umum dijumpai adalah cantilever brakes seperti ilustrasi dibawah.
kawat yang terhubung pada tuas di gagang setir menarik dua sisi rem secara bersamaan. Karet rem (brake shoes) menekan bagian luar dari velg roda. Beberapa sepeda , khususnya yang menggunakan sistem suspensi, menggunakan rem cakram (disc brake) yang bekerja mirip dengan disc brake pada mobil.
brake lever (tuas rem) yang menggunakan sistem hidrolik menyalurkan tekanan dari tangan anda ke karet rem (brake shoes). Tuas akan menekan piston kecil yang kemudian meneruskan tekanan dari cairan hidrolik melewati pipa kecil. Pada roda, sebuah piston besar menekan pad ke disc. Bila piston ini cukup bessar maka dia bisa diaplikasikan ke beberapa roda. Tuas rem mempunyai perangkat kecil yang bekerja sebagai master cylinder pada sistem pengereman pada mobil. Hal ini akan mengantisipasi bahwa masih cukup cairan pada tangki (oli rem-pada mobil) jika karet rem habis, atau cairan hidrolik bocor (seperti ketika kepanasan atau dingin) , yang akan cukup cairan dalam sistem untuk menekan rem. |
||
| Last Updated on Wednesday, 05 August 2009 22:53 |















