RedBlueDark SmallMediumLarge NarrowWideFluid
Home Blog Article "Gowes Kuliner" yang Bikin Semangat
"Gowes Kuliner" yang Bikin Semangat PDF Print E-mail
Written by kompas   
Saturday, 27 June 2009 07:04

Di antara trek-trek favorit sepeda gunung di pinggiran Jakarta, hal yang tidak terlewatkan adalah warung-warung makan tujuan para penggowes (biasa disebut goweser atau biker). ”Selain sehat bersepeda, yang juga penting adalah kulinernya,” kata Lutfhi Sulanjana, seorang penyepeda yang juga penyuka kegiatan alam bebas. Biasanya, dia bersama komunitasnya bersama-sama gowesdi akhir pekan.

Warung-warung itu biasanya tidaklah seperti layaknya restoran. Untuk kawasan selatan Jakarta, sekitar kawasan Parung, Gunung Sindur atau JPG Jombang atau Cihuni, menu pujaan adalah nasi uduk. Di bilangan Rawa Kalong, Gunung Sindur Bogor, ada dua-tiga warung nasi uduk. Menu topnya: nasi uduk, telur dadar, tempe goreng, semur tahu atau telur.

Sarapan di warung nasi uduk juga menjadi ajang berkenalan dengan anggota komunitas sepeda lainnya.

Biasanya, sebelum melalap trek atau ngaprak, penggowes sarapan nasi uduk pakai telur dadar. Nasi ketan-kelapa muda tak kalah maknyus-nya. Cukup mengeluarkan kocek di bawah Rp 10.000, untuk kenikmatan menu khas itu. Jika disantap dengan teh manis panas, semangat pagi langsung menyala.

Selain sarapan bersama, satu hal juga yang membuat semangat menggowes menyala dan ingin cepat sampai adalah makan siang. Salah satunya, Warung Sop-sopan yang letaknya tidak jauh dari Puspitek Serpong, Tangerang. Dua jenis sop siap disantap: sop ayam dan sop daging sapi. Disajikan dalam panci-panci besar yang terjaga panasnya, pelanggan bisa memilih sop yang disukainya. Untuk sepiring nasi, semangkuk sop dan satu jenis lauk lain kita cukup menukarnya dengan belasan ribu rupiah saja. Orang biasanya memilih telur dadar gulung sebagai lauk tambahan menu sop ini.

”Rasanya seger dan bumbunya sangat terasa,” ujar Zulfikri, seorang penggowes di bilangan Pamulang. Lauk lainnya antara lain ikan bandeng goreng kering, udang tepung goreng, sampai ayam goreng.

Cobalah pula sayur besan di sejumlah warung makan di bilangan Parung, Bogor. Salah satunya di Warung Bu Yati, pinggiran Jalan Raya Parung Bogor. Sayang sayur besan ini jarang tersedia.

Konon sebenarnya sayur besan ini merupakan makanan spesial yang disajikan untuk menghormati tamu penting, sang besan, jika berkunjung. Sayuran ini menjadi sangat istimewa karena di dalamnya terdapat sejenis sayuran yang disebut tebu telur. Enak disantap bersama nasi panas, dengan lauk ikan asin gabus-gabusnya sebesar telapak tangan bayi—lengkap dengan lalapan dan sambal dadakan,

Jika ngetrek ke kawasan Tajur Halang, Bogor, Jawa Barat, tempat makan favorit pastilah si lontong laksa di Cijeruk. Menyantap lontong laksa yang dicampur dengan kunyit dan oncom bandung rasanya luar biasa nikmatnya. Warna kuah lontong laksa yang terlihat kuning membangkitkan nafsu makan. Tidak hanya para bikers, masyarakat yang melintasi jalan Cijeruk umumnya selalu menyempatkan diri menyantap lontong laksa.

Last Updated on Thursday, 30 July 2009 23:05
 

Blog

Fisiologi Olahraga
Sistem kardiovaskular & ConditioningMemb...
Panduan Dasar untuk Cyclocomputers
Sebuah Cyclocomputer pada dasarnya adala...
Ayo, Pasang iPhone di Sepeda Anda
Dahon, perusahaan pembuat sepeda lipat m...
Bersepeda di Negeri Hans Christian Andersen (2)
 Tak ada data pasti berapa jumlah s...
Bersepeda di Negeri Hans Christian Andersen (1)
 Cerita Little Mermaidkarangan Han...
Kopenhagen, dari Kota Berpolusi ke "Neutral Carbon City" (2)
Tak ada yang bisa membantah bahwa keingi...
Kopenhagen, dari Kota Berpolusi ke "Neutral Carbon City" (1)
"Welcome to Climate Neutral Country”....
1001 Parkir Sepeda di Kopenhagen...
Ibukota Denmark, Kopenhagen, dikenal seb...
Komunitas Onthel Batavia Menggowes Jakarta
Kalau sudah hari Minggu begini, pengguna...
Bike to Heritage: Tembok Berlin
TIDAK terasa, sudah 20 tahun lewat seja...
Sepeda Makin Tersisih di Cina
Pesatnya perkembangan ekonomi Cina dari ...
Ngatijo, Mbengkel Itu Ibadah, Mesti Jujur...
"Mari, dik. Saya perlihatkan bentuk poro...
Bisnis Suku Cadang Sepeda
Pertumbuhan unit sepeda motor membawa ...
Salurkan Hobi dan Sehat dengan Mengayuh Pedal
Ngonthel Jadi Penghilang Suntuk HOBI t...
Kisah Dua Perempuan Penggila Sepeda Lipat
DUA perempuan ini kerap pelesir ke luar...
Mengayuh Kebugaran
Napas Reka terdengar mendengus kala ia m...
Ayo, Rame-rame Gowes ke Sekolah!
Bel sekolah berbunyi keras sampai ke lua...
Makin Digemari, Sepeda Listrik Diusulkan Punya Dokumen
Sepeda listrik mestinya juga dilengkapi ...
Kalau Pengantin Naik Sepeda...
SEPASANG muda-mudi tersebut tampak sumri...
Sepeda Murah Nan Unik
Apa yang bisa Anda buat dari serumpun ba...
Nugie Serukan Naik Sepeda
Nugie peduli lingkungan. Penyanyi ini me...
Sepeda Bersistem Komputer
Barangkali ini adalah sepeda paling cang...
Folding Bike
Sepeda lipat umumnya dibuat untuk ukura...
Sepeda Termahal di Dunia
Bagi pencinta sepeda, tentu senang berbu...
Downhill, Sahabat Gravitasi
Jangan aneh ya kalo di jalan melihat rom...
SEPEDA, mantan penguasa dunia
Boleh-boleh saja mobil mengklaim diri se...
Kompak & Sehat berkat Sepeda
BERSEPEDA bersama kelu...
Jenis Sepeda
Berdasarkan suspensi ata...
Apakah Sepeda Gunung itu.??
Sepeda gunung adalah kendaraan 4x4 nya k...
Apa lagi alasan untuk tidak naik sepeda?
BBM akhirnya naik lagi. Tarif angkutan u...
Bike2Work, Kegilaan ya Dianjurkan
Oleh: Muhammad Arief Rahman Tahukah Anda...
Sejarah Sepeda
 Seperti ditulis Ensiklopedia Colu...
Bersepeda Baik Bagi Pasien Gagal Jantung
Bagi mereka-mereka yang sudah pernah din...
Bersepeda atau Seks?
Pengendara sepeda sering mengalami gangg...